Persiapan menjelang ramadhan

Persiapan Menjelang Ramadhan

InsyaAllah dalam kurun waktu kurang dari sebulan, kita akan menyambut Ramadhan. Ada rasa hangat yang muncul ketika bulan puasa menjelang. Pun ketika masa-masa pandemi kemarin, Ramadhan tetap membawa rasa damai tersendiri bagi kaum muslim.

Untuk tahun ini adakah yang akan berbeda di Ramadhanmu? Mungkin ada yang pertama kali akan menjalankan puasa bareng pasangan. Ada pula ibu-ibu yang excited mempersiapkan puasa pertama bagi si kecil. Namun mungkin ada juga saudara-saudara kita yang merasa sendu karena orang yang disayang, tidak lagi membersamainya di ramadhan tahun ini. Apapun itu, saya mengharapkan kebahagiaan dan ketenangan selalu bagi kita semua dalam menyambut bulan pernuh berkah ini. Aamiin

Kira-kira apa aja sih persiapan menjelang Ramadhan?

“Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya’ban adalah bulan menyirami tanaman, dan bulan Ramadhan adalah bulan memanen tanaman”

– Abu Bakr Al-Balkhi-

Sebenarnya persiapan bulan Ramadhan idealnya dilakukan sejak dari bulan Rajab. Tapi tidak pernah ada kata terlambat untuk terus bebenah diri. Coba yuk kita buat list ringan tentang apa saja yang bisa kita siapkan menjelang ramadhan.

  • Niatkan dan fokuskan pada diri sendiri. Di ramadhan kali ini, coba kita mantabkan lagi niat kita, bukan hanya sekedar puasa sebulan penuh, tapi juga niat untuk merubah diri dari ‘baik’ menjadi ‘lebih baik’, dari ‘biasa’ menjadi ‘luar biasa’. Fokus pada diri sendiri, karena hanya kita yang bisa mengatur diri dan melihat sampai mana kita sanggup melangkah.
  • Tingkatkan kualitas dan kuantitas amal, ibadah, serta fisik. Banyaknya hal-hal yang berisi kebaikan selama bulan Ramadhan, agaknya sayang untuk disia-siakan. Agar maksimal mengumpulkan pahala, tak ada salahnya latih diri untuk meningatkan kualitas dan kuantitas ibadah kita. Kita juga jangan sampai abai dengan kesehatan fisik ya. Ingat, Allah swt. suka dengan muslim yang kuat, karena fisik yang baik juga berpengaruh pada kuantitas ibadah kita.
  • Rencanakan ramadhanmu dan bangun supporting system-mu. Ngga ada salahnya bikin jurnal ibadah, agar kita punya target yang ingin kita capai. Libatkan juga peran orang-orang disekeliling kita untuk sama-sama mengejar target, atau setidaknya sebagai penyemangat. Apalagi untuk ibu-ibu yang mulai mempersiapkan putra-putrinya puasa pertama, jangan lupa siapkan strateginya ya. Oiya saya pernah tulis cerita puasa bersama anak-anak disini.
  • Siapkan bekal ramadhan. Mulai refresh lagi ingatan dan pelajaran kita soal fiqih dan aqidah. Sekarang banyak kok kajian-kajian online yang memudahkan kita untuk terus recharge ilmu.

Ramadhan kali ini harus lebih baik dari tahun lalu

Niat saya udah manteb banget nih kayanya, tapi biasanya adaaa aja godaan yang menghampiri. Seperti misalnya keasyikan kerja atau mengerjakan hal-hal demi menghibur si kecil, sampai-sampai ibadah terlewat. Naudzubillah. Memanglah niat ini musti kuat, musti punya ‘strong why‘-nya. Misalnya, dengan kita berpikir bahwa umur kita ngga ada yang tahu. Atau kita bisa juga meniatkan diri sebagai contoh panutan bagi anak. Dengan demikian harapannya saat kita futur, kita bisa tengok lagi alasan kuatnya buat balik ke niatan awal.

Evaluasi dari ramadhan tahun lalu juga cukup efektif buat kita merancang target di tahun ini. Targetnya ngga usah yang tinggi banget, nanti malah jadi stress saat kita kewalahan mencapainya. Perbaikan kecil yang penting konsisten sepertinya akan lebih Allah sukai.

Kalau di pengalaman saya, yang suka bikin kacau ya manajemen waktu. Biasanya gara-gara siang berusaha membuat anak-anak tidur, dan saya ikut ketiduran, lalu malemnya malah ngga bisa tidur dan berakhir dengan kesiangan bangun. Hampir tiap tahun ada aja gitu 1-2 hari kesiangan bangun. Kalau sudah begini, otomatis gubrak gubruk.

Untungnya, saya sekarang sudah punya solusi yang lumayan membantu saat bangun sahur mepet waktu. Jadi ceritanya kemarin teman baik saya ngirimin paket yang ternyata isinya Rendang Paru dan Daging Balado Limau dari Laukita.

Lauk Asli Siap Saji dari LauKita

Laukita rendang paru
Laukita Rendang Paru

Kesan pertama saya soal Laukita ini di bumbunya. Begitu masakan dipanaskan, aroma bumbunya menguar enak sekali. Dari kedua menu yang saya coba di atas, Rendang Paru sepertinya punya bumbu yang lumayan lengkap. Saya tidak tau pasti apa bumbunya, tapi sepertinya ada bau jintan atau kapulaga. Sayangnya, menurut saya ketika dimakan dengan nasi, agak kurang asin. Kalau tanpa nasi sudah pas lah.

Laukita Daging Balado Limau
Laukita Daging Balado Limau

Sedangkan Daging Balado Limau sambelnya ngga maen-maen, beneran banyak dan juga enak. Lagi-lagi aroma jadi kekuatan di menu kali ini, dan mungkin memang ini andalah LauKita. Aroma pedas asam yang tercium saat menu disajikan, sukses menggugah selera. Potongan dagingnya cukup besar dan cabainya banyak dan tidak terlalu halus. Saking banyaknya sambal, ketika sudah kehabisan daging, makan nasi pake sambalnya pun udah enak. Pedas, manis, asam menyatu dengan sempurna. Untuk saya yang tidak terlalu suka pedas, varian pedas sedang sudah pas rasanya.

Dari sisi kemasan, LauKita ini dikemas dengan plastik kedap udara. Untuk penyajiannya jufa cukup praktis, kita bisa manaskan sebentar di teflon atau merebus langsung dengan plastiknya selama 3 menit saja.

Kemasan LauKita
LauKita dikemas dengan plastik foodgrade kedap udara

Masih banyak menu LauKita yang lain, seperti Ayam Kecombrang, Cumi Cabe Ijo, Dendeng Daging Gajih, Bistik Lidah, dan lain-lain. Untuk harga cukup reasonable, ada di kisaran 30k – 74k, dengan netto kisaran 175-250 gram. Worth lah buat makan berdua.

Duh kayanya ini bakal nyetok buat puasa deh, persiapan kalau pas lagi buru-buru atau buntu ide. Buat kalian yang pengen ikutan nyetok juga, bisa langsung ke marketplacenya ya (link ada di foto Rendang dan daging di atas) atau bisa juga hubungi CS via WA di 082210004000 atau call centernya di 150600. Oiya, hampir lupa, LauKita juga punya beberapa vending machine, untuk lokasinya, sok mangga cek di websitenya LauKita.com ya. Keren pisan Euy!

51 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *