Lifestyle,  Tips and Trick

Rambut Nyaman Dibalik Hijab

Aku adalah satu diantara sekia banyak bayi yang terlahir botak. Menirut ibu, pertumbuhan rambutku dulu juga lamaaa sekali. Sampai ditelatenin oles-oles seledri dan lidah buaya di kepala hingga kemudian rambutku tumbuh tebal dan ikal.

Dari jaman punya rambut, rekor rambut terpanjang yaitu ketika SMP, sepinggang. Aku jadi ingat dulu guru matematika di SMP panggil aku Zarima, artis kontroversial berambut panjang. Bukan karena akunya juga kontroversial ya, tapi karena kala itu kasus Zarima lagi heboh-hebohnya. Udah ngga usah googling siapa itu Zarima…hahaha..

Sampai lulus SMA aku selalu berambut panjang, ngga pernah kurang dari batas ketiak. Baru kemudian pas kuliah mulai deh gaya-gayaan, tapi juga masih sebatas kemampuan kantong anak kos ya. Potong rambut seleher dan bikin rambutku mengembang tak tentu arah. Jenis rambutku adalah ikal dan kering sehingga kalo ngga ketemu sisir beberapa jam aja udah kaya singa. Kala itu aku masih belum tau cara merawat rambut apalagi rajin ke salon. Anak kosan hqq mana adalah budget ke salon kecuali pas wisuda.

Nah masuk ke dunia kerja mulai deh ya punya anggaran buat nyalon minimal sebulan sekali. Rambut panjangku nan ikal udah jarang terlihat. Berganti dengan rambut sebatas bahu dan juga pernah aku rebonding dan smoothing. Yang belum pernah aku coba adalah potong rambut cepat ala Demi Moore, model bob atau asimetris kaya dulu pernah hits jadi gayanya BCL. Alesannya ya karena ngga pantes aja sama mukaku.

Sekarang setelah berhijab, aku ngga lagi mikirin gaya rambut, tapi bukan berarti kemudian cuek ya dengan masalah rambut. Dari sepanjang aku berhijab, berikut gaya rambut yang menurutku nyaman ada dibalik hijab.

Gaya Rambut Nyaman Dibalik Hijab

  1. Rambut Panjang. Jika kamu suka dengan rambut panjangmu, pasti pernah ya ngalamin pusing kepala karena rambut diikat-ikat agar tidak tampak kelihatan keluar jilbab. Nah saat aku berambut panjang, yang paling nyaman aku lakukana adalah mengepang rambut secara longgar. Kemudian menekuk keatas dan di jepit. Ini membuat kepalamu tidak terasa berat, jilbabmu tidak bulky, dan rambutmu tetap bisa ‘bernafas’
  2. Rambut sebahu/sebawah bahu. Rambut sebawah bahu sebenarnya cukup aman jika kita pakai jilbab yang panjang. Namun ketika kita pakai pasmina yang bagian belakangnya kadang tidak terlalu panjang, maka solusi yang bisa kita lakukan adalah mengikat rambut atau memasukkannya ke ciput berkerut belakang yang bisa difungsikan seperti kantung untuk rambut. Lagi-lagi, jangan ikat rambut terlalu kencang, karena selain membuat kepala pusing, juga jadi ada patas karet di rambut yang membuat rambut jadi kurang ok.
  3. Rambut seleher. Ini kalo aku males banget nih, mau diikat susah, digerai nusuk-nusuk leher bikin gatel. Makanya aku jarang banget potong rambut sebatas leher. Tapi jika kamu menyukainya, mungkin solusinya bisa dengan menjepit ujung-ujung rambut kebagian belakang telinga agar ujung-ujung rambut bisa lebih terkondisikan dibalik jilbabmu.
  4. Rambut Cepak. Walaupun dinilai paling praktis, potongan rambut seperti ini bagi muslimah sebenarnya tidak disarankan, karena menyerupai laki-laki. Jadi tak akan kutulis tips apapun ya di point ini.

Yang perlu diperhatikan soal gaya rambut saat berhijab adalah sbb:

  1. Usahakan untuk tidak mengikat rambut gaya ponytail kencang, karena sepengalamanku ini paling sukses bikin cepet pusing karena rambut dari segala penjuru ditarik ketengah kemudian diikat.
  2. Untuk yang berambut panjang, sebaiknya tidak menggulung rambut keatas, sehingga ketika kita mengenakan hijab tampak seperti punuk. Walau gaya ini sempat tren, bahkan ada ciput yang sudah ditambahkan cepolan, tapi sudah banyak ya yang bahas bahwa gaya berhijab ini sebaiknya ditinggalkan.
  3. Tidak memotong habis rambutmu alias botak (bagi muslimah), kecuali yang memang karena sakit hingga rambutnya rontok dan botak. Selain dilarang oleh agama, ketika kamu berambut pendek dan berjilbab, biasanya rambut yang baru tumbuh pendek itu akan menusuk-nusuk keluar dari pori-pori kain jilbabmu. kepalamu akan tampak seperti landak.

Aku mau berkisah sedikit lagi nih tentang pengalaman aku pernah smoothing. Waktu itu masih gadis dan gaji dimakan sendiri, ngga mikirin dapur ngebul. Aku yang sejak lahir berabbut ikal dan susah diatur, pastiya jadi excited dan merasa lebih cantik saat abis keluar salon sesaat setelah di smooting. Tapi percayalah temen, kebahagiaan itu ngga kaan bertahan lama. Beberapa bulan kemudian rambut baruku mulai tumbuh dan itu sungguh jelek-jelek-jelek banget. Kalo keriting gantung kan lurus diatas ikal dibawah, lah ini kebalikannya. Kriting nyangsang ini namanya.

Semenjak itu ngga pernah lagi aku Smooting rambut. Aku lebih fokuskan agar rambut ikalku ini lebih mudah ditata. Hingga kemudian aku mengenakan jilbab and the problem solved. Sekarang meski pun aku cuma buka jilbab ketika dirumah, aku menyadari bahwa aku suka rambutku. Ikalnya makin aku pertajam, dan rambut keringnya bisa diatasi dengan conditioner.

Jadi apapun gaya rambut yang kamu suka, saranku mah jangan mengubah struktur rambutmu. Hitam, blonde, ikal, lurus, keriting kribo, semua itu sudah paling pas untukmu. Paling kalau mau explore dengan berbagai gaya rambut, sesuaikan saja dengan bentuk mukamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *