Lifestyle

Tunik Bikin Gaya Makin Ciamik

Beberapa waktu yang lalu aku sempet main ke rumah adeku yang ada di Jakarta Barat. Naek KRL transit di Manggarai buat lanjut ke arah Duri. Dari Manggarai aman jaya tempat duduk lumayan lega karena bukan jam sibuk. Tapi begitu sampe di stasiun Tanah Abang, datanglah serbuan ibu-ibu berkarung. Bawa banyak belanjaan yang mostly pakean jadi. Duh padahal Tanah Abang ke Duri itu kan cuma 1 stasiun lagi, ini sukses banget bikin aku langsung cari ancang-ancang buat bisa turun di Duri. Menyelinap sana sini diantara karung dan emak-emak berkeringat pulang belanja.

Iseng-iseng denger lah pembicaraan mereka yang seputar belanjaannya. Mereka emang sengaja belanja sebelum puasa biar lebih maksimal menyusuri kios-kios di Tanah Abang. Targetnya ya pastinya belanja baju lebaran. Et dah, puasa aja belom udah pada belanja baju lebaran.

Baju lebaran dari taun ke taun ngga berubah banyak ya, tetep gamis dan tunik yang jadi andalan. Paling berubahnya cuma di model dan nama. Biasanya nama artis nih yang di catut, Gamis syahrini, gamis sabyan, gamis shireen, apalah apalah. Sementara kalo buat Tunik kayanya namanya ngga seheboh gamis.

Saya pribadi kalo suruh pilih (siapa yang nyuruh?) lebih suka sama Tunik. Alasannya karena 1 Tunik bisa dipadupadankan buat menampilkan banyak gaya. Bisa pake celana bahan dan flat shoes buat tampil casual, bisa juga dipadukan dengan jeans dan kets buat lebih santai, atau dengan leging dan angle bootc biar keliatan lebih chic. Tunik juga bisa dipakai gitu aja, bisa dikasih aksen ikat pinggang, atau pake ikat pinggang kecil lalu agak ditarik atasnya biar tampak seperti 2 pieces.

Tunik itu baju macam apa sih?

Menurut kamus online :

tu·nic
/ˈt(y)o͞onik/
noun
  1. a loose garment, typically sleeveless and reaching to the wearer’s knees, as worn in ancient Greece and Rome.
  2. a close-fitting short coat as part of a uniform, especially a police or military uniform.

Kalau dalam kamus Indonesia, Tunik (kata benda), dapat berarti Jubah atau Jas ketat gaya tentara. Sedangkan di wikipedia tertulis Tunik (bahasa Inggris: tunic) adalah pakaian longgar yang menutupi dada, bahu, dan punggung. Baju ini bisa berlengan atau tanpa lengan, dan panjangnya sampai di pinggul atau hingga di atas lutut. Berikut salah satu contoh penampakan tunik yang paling sederhana.

src : poetryfashion.com

Tunik sudah ada sejak jaman Kekasisaran Romawi Kuno, sebagai pakaian laki-laki. Panjang, warna, dan bahannya berbeda-beda sesuai dengan strata sosialnya. Seiring berkembangnya jaman, kini tunik malah dipakai oleh kaum wanita, ada yang tanpa lengan, berlengan pendek, maupun lengan panjang.

Berdasarkan era, tunik terbagi-bagi menjadi Ancien Era (Indian Tunic, Celtic Tunik, Greek Tunic, Roman Tunic, Germany Tunic), Medieval Era, dan Modern Era. (tampilan gambar berurutan. sumber: pinterest)

Cepatnya perkembangan dan kreatifitas di industri fashion membuat Tunik dapat dipakai dalam banyak acara. Tunik bukanlah pakaian yang identik dengan umat Islam, namun pada perkembangannya tunik sering dipadukan dengan hijab. Dari segi model nya pun sudah mengalami perkembangan yang jauh dan beragam.

src: pinterest

Lalu dari segi bahan yang dipakai pun bermacam-macam :

  1. Kain Wolfis (Tebal tapi tetap adem)
  2. Kain Katun (Ringan dan menyerap keringat)
  3. Kain Linen (serat kain tebal namun tetap adem)
  4. Kain Supernova (Awet dan tidak mudah berbulu)
  5. Kain Sifon (Ringan dan menerawang)
  6. Kain Maxmara (Jatuh dan lembut)
  7. Kain Kaos (Adem dan menyerap keringat)
  8. Rajutan (Tebal dan hangat)

Semoga tulisan ini bisa jadi gambaran ya lebaran besok mau pakai Tunik model apa, dipadukan dengan apa, dan dari bahan yang seperti apa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *