Tips and Trick

7+1 Cara Atasi Bau Mulut yang Bikin Semaput

Lagi puasa-puasa gini ada jadwal meeting sama calon klien. Wuaduh, gimana ya cara menjaga persona biar ngga turun percaya dirinya gara-gara bau mulut?

Bu mulut dalam dunia kedokteran disebut dengan istilah halitosis. Biasanya bau mulut emang sepaket sama orang yang berpuasa, yang sulit dipisahkan. Sulit bukan berarti ngga bisa lho ya. Ada beberapa cara biar kita bisa meminimalisir bau mulut saat puasa. Tapi sebelom cari tau tipsnya, kita mending cari tau dulu penyebabnya. Setelah penyebabnya bisa kita hindari, tugas meminimalisir bau mulut bisa lebih ringan.

Fakta Tentang Bau Mulut

  • Tidak makan dan minum membuat produksi air liur berkurang. Padahal air liur berfungsi untuk ‘membilas’ bakteri yang berkembang biak di mulut. Bakteri inilah yang menyebabkan bau mulut
  • Bakteri berkembang biak lebih cepat jika ada gigi berlubang, plak, sisa makanan yang tertinggal, radang di mulut, dan penggunaan gigi palsu yang tidak dijaga kebersihannya.
  • Bau mulut juga bisa disebabkan oleh makanan yang dimakan, seperti makanan berlemak, kuat rasa bawang, kafein, atau makanan pedas.
  • Bau mulut juga bisa lebih sering dialami oleh penderita diabetes, penyakit lambung, sinusitis, radang amandel, atau gagal ginjal.

Nah setelah ketauan faktor-faktor penyebab bau mulut, sekarang kita liat apa yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir bau mulut

Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

  1. Jaga asupan air minum saat buka dan sahur. Hal ini dapat ‘membilas’ mulut saat malam.
  2. Minum teh hijau atau teh merah tanpa gula juga dipercaya mengandung senyawa yang dapat menccegah timbulnya bakteri penyebab bau mulut
  3. Berkumur dengan campuran air, madu, dan bubuk kayu manis. Madu diketahui mengandung zat anti bakteri dan anti jamur, sementara aldehida sinamat dalam kayu manis merupakan minyak esensial yang bisa membantu menyingkirkan bau mulut. Selain Madu dan kayu manis, dapat juga berkumur dengan air jahe hangat, campuran segelas air dan sesendok cuka sari apel, atau sesendok minyak kelapa.
  4. Hindari makanan dan minuman penyebab bau mulut. Ganti dengan banyak makan sayur dan buah, juga yogurt yang banyak mengandung probiotik.
  5. Ketika menyikat gigi gunakan pasta gigi yang mengandung flouride. Bersihkan juga lidah setelah makan sahur dan sebelum tidur. Gunakan dental floss dan mouthwash untuk hasil maksimal.
  6. Berkumur saat wudhu. Karena berkumur saat wudhu diperbolehkan, maka kita bisa sekalian ‘membilas’ mulut kita. Tapi tetap harus hati-hati dan usahakan jangan sampe tertelan.
  7. Rutin memeriksa kesehatan gigi ke dokter.

Udah 7 tuh diatas. Aku tambahin lagi ya yang istimewa. Dilansir dari popmama.com, ada kegiatan berpahala sekaligus dapat meminimalisir bau mulut, yaitu membaca Alquran dan bersholawat Nabi. Menurut artikel tersebut, kegiatan membaca Alquran dapat menggerakkan otot-otot mulut dan memicu produksi air liur yang dapat bermanfaat untuk ‘membilas’ bakteri di mulut. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui ya…

Jadi walaupun ada yang bilang bau mulut orang berpuasa itu seperti wangi surgawi, ngga lantas kemudian kita membiarkan begitu saja. Tetap harus ada usaha untuk meminimalisir hal itu karena membuat orang lain nyaman berinteraksi dengan kita selama puasa kan juga artinya kita menjaga hubungan silaturahim itu sendiri, begitu pula sebaliknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *