Tips and Trick

Buka Bersama Berfaedah

Bulan Ramadhan sebenarnya identiknya dengan peningkatan amal ibadah ya. Namun di sisi lain, moment puasa di bulan ramadhan itu biasanya juga satu paket dengan berbagai rencana acara bukber, alias buka bersama. Sebenarnya ngga ada salahnya juga sih kita merencanakan acara bukber, karena dari segi positifnya, hal itu dapat menjalin silaturahmi, temu kangen, siapa tau sekalian ketemu jodoh buat yang masih single, Alhamdulillah kan yaaa…

Sayangnya, jika kita tidak pintar-pintar memanfaatkan momen bukber, acara macam ini bisa berakhir dengan terkikisnya amalan ibadah kita. Ajang bertemu, kumpul-kumpul, biasanya ngga akan jauh-jauh dari ngomongin orang. Padahal jelas itu dosa dan ngga ada untungnya sama sekali. Jika berita yang disampaikan benar, maka itu jadi ghibah, dan berghibah ini diandaikan seperti memakan bangkai sodaranya sendiri. Sedangkan jika yang disampaikan salah, jatuhnya fitnah. Haduuuhh serem ya , tapi kadang mulut, otak, sama hati suka ngga sinkron. Yang bisa kita lakukan adalah menghindari si bigos a.k.a biang gosip, atau kalau sudah terlanjur kecemplung di pembicaraan, buru-buru saling mengingatkan saat sadar bahwa itu bisa merusak amalan puasa kalian. Pas ngga puasa aja ngga boleh, apalagi pas puasa, bisa merugi kita.

Buat menghindari ghibah, ada baiknya sebelum bukber, kita kan bisa lihat dengan siapa kita kan berkumpul. Sekumpulan orang sholeh/sholehah biasanya akan lebih mudah buat terhindar dari ghibah. Tapi jika kita bukber dengan geng rempong, ada baiknya sebelum memutuskan buat berangkat, kita rencanakan dulu apa yang akan dibahas sembari menunggu waktu berbuka. Misalnya, kita bisa menawarkan dagangan atau jasa kita, lumayan kan buat nambah THR lebaran. Atau kita bisa rencanakan bakti sosial, jadi fokus pembicaraan hanya seputar rencana acara. Bisa juga disepakati untuk masing-masing mengajak satu teman yang bisa memungkinkan perluasan link dan networking. Nah lebih berfaedah kan kayanya…

Merencanakan bukber juga harus pikirin budget ya, soalnya biasanya suka ngga kontrol. Jangan sampe kita THR kita cuma numpang lewat doang.

© elinwiji 2019

Nah, kalo soal menghemat anggaran belanja, ibu-ibu nih biasanya jagonya. Coba kita liat apa yang bisa kita lakukan agar rencana silaturahim sambil bukber ini ngga bikin kita gagal lebaran.

  • Pilah-pilih acara mana aja yang akan kita datangi.

Tanpa bermaksud tidak menghormati undangan, tapi tidak semua undangan harus kita penuhi. Jika waktu, budget, kesehatan memungkinkan, hal tersebut tidak terlau jadi masalah. Tapi jika kita terkendala dengan salah satunya, ada baiknya kita hanya sanggupi undangan yang lebih banyak membawa kebaikan.

  • Pilih tempat acara yang menyediakan paket promo buka puasa

Baik di Hotel sampe warung tenda kaki lima, biasanya berlomba-lomba memberikan paket promo buka puasa saat bulan Ramadhan. Bahkan tak jarang makanan berbuka disediakan secara gratis di beberapa Masjid atau tempat makan. Kita semua tau bahwa ada pahala yang berlimpah ketika kita memberi makan orang berpuasa.

© elinwiji 2019
  • Pilih tempat yang menyediakan menu buka puasa yang beragam

Banyaknya ragam menu buka puasa yang ditawarkan di suatu tempat makan, akan membuat kita punya alternatif untuk memilih makanan tengah, atau makanan dalam porsi besar dan beragam yang akan dinikmati bersama. Biasanya ini akan lebih menghemat budget ketimbang jika tiap orang memesan makananya dalam porsi-porsi single namun tidak habis dimakan sendiri. Selain menghindari makanan mubadzir, juga bisa menahan kita untuk makan dengan porsi wajar semampunya daya tampung perut. Ingat ya, makan berlebihan juga tidak dianjurkan. Food court bisa jadi pilihan untuk ide semacam ini

  • Ajukan alternatif tempat gratis untuk berbuka

Pikiran pertama tempat berbuka puasa gratis pasti di masjid ya. Tapi makanan di masjid biasanya diutamakan untuk orang dhuafa. Ya ngga papa sih kita ikut makan, karena mereka ngga membeda-bedakan, tapi alangkah baiknya ketika niat baik mereka tepat sasaran untuk orang yang benar-benar membutuhkanya.

Sedangkan untuk kita dan teman2 SMA misalnya akan mengadakan buka bersama on budget, bisa dilakukan di salah satu rumah teman kita. Bagaimana dengan makanannya?

  • Membuat sendiri makanan berbuka puasa

Nah ini berkaitan dengan point sebelumnya. Saat teman kita sudah bersedia menyediakan tempat, masing-masing dari yang hadir bisa membawa makanan buatannya sendiri dari rumah. Bisa dibagi-bagi siapa yang kebagian jatah membawa nasi, sayur, makanan ringan, minuman dll. Lebih bagus lagi kalau kita bisa sekalian ajak Pak Satpam kompleks, tukang sol sepatu yang kebetulan lewat, atau mba PRT yang bekerja di rumah teman kita itu.

Menu yang gampang adalah Nasi, goreng ayam/ikan, lalapan, sambel. Nikmat lah itu sudah, tanpa harus repot dengan banyak bumbu.

Dari sebanyak itu tips and trick and plan, jangan sampe kemudian bukber hanya berupa wacana. Rencananya udah iya banget, eh pas udah deket pada kabur dengan acaranya sendiri-sendiri. Bukber yang bubaarrrr…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *